Ramadhan 1447 H, Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya Perkuat Kedekatan Lewat Sholat Berjamaah

 


KAB. SOLOK
 | Suasana bulan suci Ramadhan dimanfaatkan Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, S.I.K sebagai ajang mempererat hubungan dengan masyarakat. Pada Selasa, 18 Maret 2026, ia melaksanakan sholat berjamaah bersama warga di salah satu masjid, sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas dalam nuansa religius yang penuh ketenangan.

Kehadiran Kapolres di tengah-tengah jamaah menghadirkan nuansa berbeda. Ia tampak menyatu dengan masyarakat, mengikuti setiap rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan.

Momentum Ramadhan yang sarat nilai spiritual dimanfaatkan sebagai sarana pendekatan yang lebih humanis. Melalui kegiatan ini, AKBP Agung Pranajaya ingin membangun komunikasi langsung dengan warga.

Kebersamaan terlihat jelas di dalam masjid. Jamaah dari berbagai lapisan masyarakat menyambut hangat kehadiran Kapolres Solok.

Setelah pelaksanaan sholat, Kapolres memberikan himbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menyampaikannya dengan bahasa yang ringan namun penuh makna.

Dalam pesannya, ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang kondusif selama bulan Ramadhan, terutama pada waktu-waktu yang rawan.

Ia menekankan bahwa terciptanya keamanan lingkungan tidak lepas dari peran aktif seluruh masyarakat, bukan hanya tugas aparat kepolisian semata.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dengan pendekatan yang lebih dekat dan bersahabat.

Warga yang hadir merasakan langsung kedekatan tersebut. Mereka mengaku senang bisa beribadah bersama Kapolres dalam suasana yang penuh kekeluargaan.

Antusiasme juga terlihat dari para jamaah yang memanfaatkan momen tersebut untuk berinteraksi dan berfoto bersama.

Kapolres Solok menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya selama bulan Ramadhan.

Ia juga menyampaikan bahwa pengamanan akan terus ditingkatkan guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Pendekatan religius yang dilakukan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Kehadiran Kapolres dalam kegiatan keagamaan menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga berperan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Peristiwa pada 18 Maret 2026 ini menjadi cerminan bahwa kebersamaan yang dibangun melalui nilai-nilai keagamaan mampu menciptakan suasana yang damai dan harmonis di tengah kehidupan bermasyarakat.


Adam

Posting Komentar

0 Komentar